Apa Itu Kemunafikan

“Kemunafikan merupakan penyakit kronis yang ada dalam batin, yang kadang seseorang dipenuhi olehnya dengan tanpa dia rasakan. Kemunafikan adalah perkara yang SANGAT TERSEMBUNYI dari kebanyakan manusia, dan lebih tersembunyi lagi bagi orang-orang yang terjangkit olehnya.” (Al-Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah, Madarijus Salikin)

Sesungguhnya cobaan Islam yang disebabkan oleh mereka (orang-orang munafik) begitu dahsyat. Hal ini dikarenakan mereka menyandarkan diri kepada Islam, beralasan menolong Islam dan berloyalitas kepadanya. Padahal mereka adalah musuh Islam yang nyata.

Mereka sebarkan permusuhannya ini ke segala penjuru, sedangkan orang jahil (bodoh) menyangka … Lihat Selengkapnyapadanya terdapat ilmu dan perbaikan. Padahal itu semua adalah puncak kebodohan dan kerusakan.

Islam dan pemeluknya senantiasa berada di dalam fitnah dan cobaan disebabkan oleh keberadaan mereka. Mereka senantiasa menyisipkan syubhat-syubhat mereka secara perlahan namun pasti dan mereka menyangka bahwa perbuatan mereka itu merupakan perbuatan reformis.

Allah Ta’ala berfirman:

أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ

“Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.” (Al-Baqarah: 12)

يُرِيدُونَ لِيُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَاللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ

“Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, namun Allah menghendaki agar cahayanya sempurna meskipun orang-orang kafir benci.” (Ash-Shaff: 8 -)

Mereka bersepakat untuk menyelisihi wahyu dan bersatu untuk meninggalkan petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Firman-Nya:

تَقَطَّعُوا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ

“Kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing).” (Al-Mu’minuun; 53)

يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا

“Sebagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).” (Al-An’aam: 112)

Dan karena itu:

اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

“Mereka menjadikan Al Qur’an ini sesuatu yang tidak diperdulikan.” (Al-Furqaan: 30)

Mereka mengenakan pakaian ahli iman, namun hati mereka adalah hati para pelaku penyimpangan, kerugian, kedengkian dan kekufuran. Dhahir mereka adalah dhahir para penolong (agama), sedangkan batinnya condong kepada orang-orang kafir. Lisan-lisan mereka adalah lisan orang-orang yang tunduk dan menerima, sedangkan hati mereka adalah hati orang-orang … Lihat Selengkapnyayang memerangi. Allah Ta’ala menjelaskan tentang mereka:

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ

“Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.” (Al-Baqarah: 8😉

Modal mereka hanyalah makar dan tipu daya semata. Materi yang mereka miliki hanya dusta dan kebohongan belaka. Mereka memiliki otak materialis, untuk sekedar memuaskan semua pihak, kaum mukminin dan orang-orang kafir, sehingga bisa aman berada di antara golongan manapun. Allah Ta’ala berfirman:

يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلا أَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُونَ

“Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (Al-Baqarah: 9)

Hati mereka sudah dipenuhi oleh penyakit syubhat dan syahwat, sehingga membinasakannya. Tujuan-tujuan buruk telah menguasai keinginan dan niat mereka sehingga merusaknya. Kerusakan mereka telah menghantarkan kepada kebinasaan sehingga para dokter yang ahli pun tidak mampu mengobatinya. Firman Allah Ta’ala:

فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (Al-Baqarah: 10)

[Catatan Abu Muhammad Herman]

About pustakasunnah

Tolabul ilmi

Posted on Juni 16, 2010, in Tak Berkategori. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Izin Copas Atau Komentar Silahkan Diketik Pada Kolom Dibawah Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: