Hukum,Pembatal,&Hikmah Puasa

HUKUM PUASA

Puasa Romadhon Hukumnya Wajib. Dalil tentang wajibnya puasa ramadhon tertulis jelas dalam kitab Alloh dan sunnah Rasulnya. Alloh berfirman yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. “ (Al-Baqarah:183).

Sementara itu para ulama berijma’ (bersepakat); Barangsiapa mengingkari kewajiban puasa Ramadhon, dia telah murtad dan kafir dan harus disuruh bertaubat. Kalau mau bertaubat dan mau mengakui kewajiban puasa ini maka dia kembali muslim. Jika tidak, dia boleh dibunuh karena keingkarannya.

Kewajiban Puasa Romadhon Berlaku Bagi Setiap Muslim Yg Baligh dan Berakal Sehat, dan tidak wajib bagi anak kecil dan orang yg kehilangan akal. Baligh diketahui ketika telah masuk usia 15 tahun atau tumbuh rambut kemaluan atau keluar sperma karena mimpi. Ini bagi laki-laki, sementara bagi perempuan ditandai haid/menstruasi. Maka jika anak telah didapati tanda-tanda ini, dia telah baligh. Tetapi dalam rangka pembiasaan, baiknya anak disuruh latihan puasa jika ia mampu. Puasa juga tidak wajib bagi orang yg kehilangan akal, baik itu gila atau gangguan syaraf. Artinya seorang dewasa namun idiot tidak wajib berpuasa dan tidak perlu menggantinya dengan membayar fidyah.

Ada Empat Golongan Muslim –Meskipun Mereka Baligh dan Berakal- Namun Diperbolehkan Berbuka Pada Bulan Romadhon, yakni:

1) Orang sakit yang berbahaya baginya jika berpuasa dan orang bepergian yang boleh baginya mengqashar shalat. Mereka boleh berbuka, tapi wajib mengganti puasanya. Namun jika mereka berpuasa maka puasa mereka sah. Firman Alloh Ta’ala:

” Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain” (Al-Baqarah:184).

2) Wanita haid dan wanita nifas: mereka tidak berpuasa tapi wajib mengqadha. Jika berpuasa tidak sah puasanya. Aisyah radhiallohu ‘anha berkata :

“Jika kami mengalami haid, maka diperintahkan untuk mengqadha puasa dan tidak diperintahkan menggadha shalat. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

3) Wanita hamil dan wanita menyusui, jika khawatir atas kesehatan anaknya boleh bagi mereka tidak berpuasa dan harus meng-qadha serta memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan. Jika mereka berpuasa maka sah puasanya. Adapun jika khawatir atas kesehatan diri mereka sendiri, maka mereka boleh tidak puasa dan harus meng-qadha saja. Demikian dikatakan Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan o!eh Abu Dawud. ‘7, Lihat kitab Ar Raudhul Murbi’, 1/124.

4) Orang yang tidak kuat berpuasa karena tua atau sakit yang tidak ada harapan sembuh. Boleh baginya tidak berpuasa dan memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkannya. Demikian kata Ibnu Abbas menurut riwayat Al-Bukhari. Lihat kitab Tafsir Ibnu Kalsir, 1/215.

Jumlah Makanan yang Diberikan Yaitu Satu Mud (segenggam tangan) gandum, atau satu sha’ (+ 3 kg) dari bahan makanan lainnya. Lihat kitab ‘Lrmdatul Fiqh, oleh Ibnu Qudamah, hlm. 28.

PEMBATAL PUASA

Yang membatalkan puasa itu ada enam perkara :

1. Makan dan Minum

Yakni sampainya makanan dan minuman di kerongkongan, Termasuk yg semakna makan minum adalah obat/serbuk yg ditelan, suntikan yg mengenyangkan, dan transfusi darah. Adapun suntikan yg bukan pengganti makan-minum tetapi utk pengobatan, maka itu tidak membatalkan, membersihkan ginjal juga tidak membatalkan. Dan menurut pendapat yg rajih, obat tetes mata dan telinga, mencopot gigi serta mengobati luka, tidaklah membatalkan puasa. Adapun Rokok –selain tidak halal- juga membatalkan puasa. Sedangkan mencium aroma tidak membatalkan.

2. Jima

Yang dimaksud jima’ adalah masuknya dzakar (penis) ke dalam farji wanita. Bila orang yang berpuasa berjima’, maka puasanya batal, harus ditebus dgn membayar kaffarat yg berat. Yakni memerdekakan budak. Kalau dia tidak mampu, harus berpuasa dua bulan berturut-turut. Jika tidak mampu harus memberi makan enam puluh orang miskin.

3. Keluarnya Sperma

Yakni keluarnya sperma karena sebab yg disengajakan spt berkencan, bergumul dan sejenisnya. Jika orang mencium istrinya tetapi tidak mengeluarkan sperma, maka tidak batal.

4. Keluarnya Darah

Yakni keluarnya darah karena berbekam atau sejenisnya, yang disengaja dan mempengaruhi kondisi tubuh. Sedangkan jika keluar darah itu ringan karena untuk pemeriksaan atau sejenisnya, maka tidak membatalkan. jika ada yg berbekam, tapi tidak menyangka berbekam itu dapat membatalkan puasa, dia tidak usah membatalkan puasanya dan puasanya itu sah.

5. Muntah Dengan Sengaja

Yakni mengeluarkan apa yang ada dalam perut dari makanan dan minuman dengan sengaja

6. Munculnya Darah Haid Atau Nifas

Wanita yang mengetahui bahwa kebiasaan haidnya adalah besok misalnya, maka ia tetap harus dalam niat puasa, dan tidak boleh berbuka sampai ia melihat darah.

Catatan Tambahan :

Semua pembatal puasa ini –kecuali haid/nifas- tidaklah menyebabkan seseorang yang berpuasa harus berbuka, kecuali terpenuhi tiga hal:

  1. Dia dalam kondisi mengetahui hukum dan mengerti waktu.
  2. Dia dalam kondisi ingat (tidak lupa).
  3. Dia melakukan dengan sengaja.

Dalilnya; “Dan tidak ada dosa bagimu karena kekhilafanmu tapi (yang menjadikan dosa) adalah apa yang disengaja hatimu” (Al-Ahzab:5).

Jika seseorang tanpa sengaja menelan air, atau bermimpi sampai mengeluarkan sperma, maka puasanya tetap sah karena terjadi di luar kehendaknya. Jika seseorang makan sementara ia menyangka fajar belum terbit atau matahari telah terbenam, maka puasanya sah. jika seseorang makan dan lupa ia sedang berpuasa, maka sah puasanya untuk dilanjutkan.

Adapun memakai siwak tidaklah membatalkan puasa.

Adapun tentang niat, Perlu diketahui; Niat adalah keinginan hati untuk melakukan suatu amal. Maka niat puasa tidaklah perlu untuk diikrarkan di mulut sebagaimana yg dikerjakan orang awam pada umumnya, tapi cukup didalam hati. Dan niat itu dilakukan di malam hari meskipun beberapa saat sebelum terbitnya fajar.

HIKMAH PUASA

Diantara nama-nama Alloh adalah bahwa Alloh itu “Al-Hakim” (Maha Bijaksana dan penuh hikmah). “Hakim” adalah menempatkan sesuai dengan tempatnya. Maka nama Allah ini mengandung makna bahwa setiap apa yang diciptakan Alloh atau yang disyari’atkan-Nya, maka itu demi sebuah hikmah yang balighoh, akan difahami oleh orang yg mengetahui (berilmu) dan tidak akan diketahui oleh orang yang tidak memahami (bodoh).

Shaum yg difardhukan Alloh kepada hambanya mempunyai hikmah yg banyak sekali. Diantaranya adalah sebagai sarana yg bisa digunakan seorang hamba untuk bertaqarrub kepada Alloh. Yakni pembuktian diri dalam meninggalkan kesenangan-kesenangan dunianya spt makan, minum dan menggauli istri demi mendapatkan ridho Rabbnya dan keberuntungan di kampung kemuliaannya (kampung akhirat. pent-). Dengan menunaikan puasa ini jelas bahwa seorang hamba lebih mementingkan kehendak Rabbnya daripada kesenangan pribadinya. Lebih cinta kampung akhirat daripada kehidupan dunia. Puasa Inilah sarana untuk mencapai derajat Taqwa disisi Alloh. Alloh berfirman yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (Al-Baqarah:183).

Inilah tujuan agung dari disyariatkannya puasa, yakni taqwa. Jadi bukan hanya sekedar ikut-ikutan meninggalkan makan dan minum tapi meninggalkan rasa Taqwa dan tetap bermaksiat. Sebagaimana tersirat dari sabda Rasululloh yang artinya:

“Barangsiapa yang tidak bisa meninggalkan kata-kata kotor dan mengamalkannya serta tidak bisa meninggalkan kebodohan, maka tidak ada perlunya bagi Alloh (untuk memberi pahala) karena ia telah meninggalkan makan dan minumnya” (HR. Bukhari).

Kata-kata kotor adalah setiap perkataan yang keji atau memudharatkan dan ini haram hukumnya, seperti cacian, dusta, ghibah, dan sejenisnya. Sementara amalan kotor adalah amal yg keji atau memudharatkan seperti zina, permusuhan, berkhianat, menipu, memukul, mencuri dan sejenisnya. Kemudian yang dimaksud kebodohan adalah lalainya kata dan perbuatan dari manfaat dan kebenaran. Termasuk yg diharamkan adalah mendengarkan apa saja yang haram untuk didengarkan seperti lagu-lagu haram, musik yang itu semuanya melalaikan.

Hikmah puasa lainnya adalah melatih seseorang untuk mengusai dan mengarahkan jiwanya. Sehingga ia akan mampu memimpin dirinya demi kebahagiaan dunia dan akhirat serta menjauhi sifat kebinatangan. Orang yang dikuasai sifat binatang tidak akan mampu untuk mengendalikan jiwa dan syahwatnya dari kelezatan dunia.

Puasa juga mengandung berbagai macam manfaat kesehatan yang telah dibuktikan dalam medis seperti mengistirahatkan alat pencernaan pada waktu-waktu tertentu serta mengurangi kolesterol yang jika terlalu banyak akan membahayakan tubuh.

Sungguh, Setiap syariat pasti membawa banyak kebajikan bagi kita jika kita Ikhlas menjalankannya, sebagaimana Alloh berfirman;

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui (Al-Baqarah : 184)

Demikianlah, Kalau orang yang berpuasa mampu merealisasikan hikmah dan aturan yang terkandung dalam ayat-ayat Alloh dan sunnah Nabi-Nya, maka puasanya akan mampu menjadi tarbiyah bagi jiwanya, perbaikan bagi akhlaqnya, dan pelurusan perilakunya. Tidaklah bulan Ramadhan itu akan usai kecuali ia mendapatkan berkah yang luar biasa yang akan nampak dalam kesehatan diri, keindahan moral dan kemulian perilakunya.

[tulisan ini rangkuman ana di masa lalu seputar puasa. pustakasunnah.wordpress.com]

About pustakasunnah

Tolabul ilmi

Posted on Agustus 10, 2010, in TOPIK, ۞ Puasa and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Izin Copas Atau Komentar Silahkan Diketik Pada Kolom Dibawah Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: