๑۩๑ Wahai Lelaki, Jadilah Engkau Pribadi Yang Yakin

Ada sebuah kisah nyata yang amat luar biasa tentang Adam Khoo (kisah ini dari majalah El-Fata), yakni tentang seorang anak asal singapura. Saat berumur 12 tahun, Adam pernah mengalami masa-masa paling buruk dalam hidupnya. Ia dicap sebagai anak yang amat bodoh, pemalas, dan idiot. Saat masuk SD ia selalu merasa gagal dalam pelajaran membaca sehingga ia menjadi benci dengan pelajaran tersebut. Ia lebih suka bermain games dan menghabiskan waktunya nonton TV. Karena malas belajar nilainya selalu jelek. Dan karena nilainya selalu jelek ia makin benci belajar, benci kepada gurunya, dan benci kepada sekolah.

Saat kelas 3 adam di DO dari sekolah. Saat mau masuk SMP ia sangat kesulitan untuk diterima di sekolah manapun. 6 sekolah menolaknya sehingga mau tidak mau ia akhirnya didaftarkan ke sekolah terburuk dan akhirnya diterima disana. Di sekolah terburuk itupun ia menduduki rangking 10 terbawah. Orang tuanya sejak awal telah kelimpungan dengan prestasi anaknya yang betul-betul terpuruk ini. Akhirnya ia diikutkan dalam berbagai kursus demi mendongkrak prestasinya. Tapi gagal, tidak ada perubahan berarti dalam prestasi akademiknya. Rata-rata nilainya selalu 40 dalam skala 100.

 

Lalu suatu ketika di umur 13 tahun, Adam diikut-sertakan dalam program training yang diasuh oleh Ernest Wong. Dalam pelatihan itu Adam mendapatkan cara pandang baru yang mencerahkan. Banyak pelajaran tentang hidup yang menyadarkan dirinya. Tapi diantara semua pelajaran yang disampaikan ernest wong ada satu ucapan yang paling membekas bagi adam. Yakni perkataan Ernest Wong bahwa “satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah dan sikap negatif kita”. Adam terpengaruh dengan ucapan ini dan ia mulai merenungkannya. Sejak itulah ia mulai berubah.

Adam mulai sering melakukakan perenungan diri. Dalam proses kontemplasi itu sadarlah ia bahwa selama ini ada keyakinan yang salah melekat dalam dirinya. Ia selama ini telah meyakini kalau dirinya bodoh sebagaimana yang ia dengar dari lingkungan tentang dirinya. Adam mulai memilih keyakinan baru bahwa kalau ada orang yang sanggup mendapatkan nilai A, dia juga pasti bisa. Selama ini ia dibodohi karena masih lugu dan selalu membenarkan persepsi negatif tentang dirinya. Ia telah termakan oleh persepsi itu hingga terus menerus tenggelam dalam keadaan itu.

 

Kemudian untuk pertama kali dalam hidupnya adam berani membuat target secara nyata untuk dirinya. Ia menetapkan untuk bisa meraih nilai A untuk semua pelajaran. Dia juga mentargetkan bisa masuk ke SMA terbaik yakni Victoria Junior College. Dan tidak hanya itu ia juga mentargetkan untuk bisa melanjutkan ke National University of Singapore (NUS).

Ia lalu menyampaikan tekadnya ini kepada kawan-kawannya. Tentu saja kawan-kawannya tertawa mendengar hal tersebut. Bagaimana bisa seorang bocah bodoh dengan catatan prestasi amat buruk ingin masuk ke SMA terbaik yakni Victoria Junior College. Apalagi kemudian melanjutkan ke National University of Singapore (NUS). Yang benar saja, tidak ada lulusan SMP terburuk itu yang berhasil jebol ke SMA terbaik apalagi sesudah itu kuliah di NUS.

Mendengar ejekan temannya adam bukannya patah semangat, ia malah semakin tertantang untuk berusaha keras meraih impiannya. Ia mulai rajin mengasah dirinya dan bahkan ia ternyata cukup kreatif menemukan cara belajar yang efektif.

Dalam waktu 3 bulan rata-rata nilainya naik menjadi 70 dalam skala 100. kemudian setelah satu tahun ia mengalami kenaikan rangking. Dahulunya ia selalu diposisi terbawah kini naik menjadi rangking 18. ia terus berusaha meningkatkan rangkingnya dari waktu ke waktu. Akhirnya saat lulus SMP ia berhasil mendapat rangking 1 dengan nilai A untuk semua mata pelajaran yang di ujiankan. Ini tentu saja sebuah catatan luar biasa bagi seorang murid seperti Adam. Dengan berbekal prestasi inilah akhirnya ia bisa diterima di SMA terbaik incarannya yakni Victoria Junior College. Tiga tahun ia jalani proses belajar dengan baik dan akhirnya lulus dari SMA tersebut. Tantangan berikutnya ternyata berhasil ia lewatkan. Ia kembali diterima di NUS. Bahkan di universitas itu setiap tahun ia jadi juara dan akhirnya mendapat program khusus yakni NUS talent development program, Yakni sebuah program yang khusus untuk mahasiswa jenius.

Tidak berhenti sampai disitu, pada usia 26 tahun Adam Khoo kembali membuat prestasi. Ia berhasil mengembangkan empat bisnis yang beromzet 20 juta dollar US$. Luar biasa prestasi yang dicapainya. Kisah inspiratif tentang dirinya ini kemudian didokumentasikan dan telah menginsprasi banyak orang tentang betapa dahsyatnya pengaruh keyakinan diri bagi seseorang.

 

Kita sebagai seorang muslim tentu percaya bahwa segala yang terjadi tidak akan lepas dari izin Alloh. Karena itulah keyakinan diri apabila dibangun dengan pemahaman yang benar dan tetap mengedepankan keyakinan pada kebesaran Alloh Subhanahu Wata’ala maka ini akan menjadi ruhiyah yang amat berkilau dan kuat, Terutama Bagi seorang lelaki yang kelak akan menjadi pemimpin dalam rumah tangga, bahkan pemimpin bagi ribuan rakyat jelata.

Yakinilah yaa ikhwaan, Bila kita mau berusaha -meskipun saat ini kita seakan lemah dan dihina- Insya Alloh (dengan izin Alloh) kita akan sanggup menghasilkan prestasi-prestasi hebat melebihi prestasi yang mampu dicapai oleh para lelaki non muslim.

* nih nasihat terutama buat yg sdang gigih mempersiapkan maisyah terbaik buat rumah tangganya ^_^

 

Alloh berfirman:

Sesungguhnya Alloh tidak merobah keadaan suatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (Ar-Ra’d : 11)

~~~[PustakaSunnah.Wordpress.com]~~~

Literatur
[1]. Majalah El-Fata

About pustakasunnah

Tolabul ilmi

Posted on Desember 18, 2010, in TOPIK, ۞ Jihad, ۞ Motivasi and tagged , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

Izin Copas Atau Komentar Silahkan Diketik Pada Kolom Dibawah Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: