๑۩๑ Awas Bahaya Handphone

“Iman mempunyai 73 sampai 79 cabang, yang paling utama adalah ucapan ‘laa ilaha illallah’, yang paling rendahnya adalah menyingkirkan duri dari jalanan dan malu adalah salah satu dari cabang-cabang keimanan.” (HR. Al-Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh)

MASAK TELOR PAKAI HANDPHONE

 

Pernahkah anda mengalami masalah ketika akan membuat telur rebus, air sulit dicari dan kompor pun tiada ?
Ada cara baru yang efisien dengan memaksimalkan manfaat handphone anda. Berikut cara dan tipsnya :
dibutuhkan :
* 1 butir telur

* 2 buah ponsel

* 65 menit percakapan dari 1 ponsel ke yang lainnya

 

Kita mulai panggilan antara kedua ponsel selama kurang lebih 65 menit;
15 menit pertama tidak terjadi apa-apa…

Setelah 25 menit telur mulai hangat,

setelah 45 menit ; telur sudah panas;

dan setelah 65 menit telur matang…

Kesimpulan:
jika radiasi gelombang mikro yang dipancarkan oleh ponsel mampu memodifikasi protein dalam telur itu. Bayangkan apa yang terjadi dengan protein dalam otak kita ketika kita bicara melalui ponsel.

 

—(tulisan diatas saya kutip dari blog terangsanasini.wordpress.com)—

 

Dari tulisan diatas kita mengetahui bahwa Handphone –alat telekomunikasi yg baru dikenal di zaman ini- ternyata mengandung unsur “Mudharat”.

Sebagai sesama tidak ada salahnya kita saling memperingatkan jika memang sesuatu itu mangandung Mudharat. Karena berusaha menyelamatkan manusia dari kemudharatan adalah satu cabang dari keimanan, ini seumpama menyingkirkan duri dari jalanan. apalagi jika sesuatu tersebut sudah sangat akrab dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

 

Nah, berbicara tentang bahaya Handphone, ada sebuah komentar dari status ummu masyithoh nur syifa yang perlu disimak, terutama oleh ibu2 yang kesehariannya di dapur :

 

Tadi malam saya mendapat sms dari ummu hanin di purwakarta jam 20.51 WIB,isinya begini : himbauan kepada seluruh ummahat dan calon ummahat
—– > SEORANG WANITA MENGGUNAKAN HP NYA PADA SAAT MEMASAK DI RUMAH.SECARA TIBA-TIBA TABUNG GAS NYA MELEDAK DAN 40 % BAGIAN TUBUHNYA TERBAKAR.WANITA TERSEBUT TELAH MENINGGAL DUNIA SIANG KEMARIN.

 

 

Nah! Sebenarnya Seberapa Kuat Ancaman Radiasi Handphone?

 

1. CUKUP UNTUK MEMICU LEDAKAN GAS ELPIJI

Ternyata Handphone selain mengeluarkan frekwensi tinggi, juga mengeluarkan bunga api (meskipun kecil sekali, cuman seukuran 1 mikron. 1 mikron = 1/100 mm).

Percikan api ini timbul di sekitaran antena koil, akibat beda potensial tegangan yg cukup tinggi.

Juga lampu LED (Light Emitting Diode) yg juga mengeluarkan cahaya.
LED yg dipakai pada HP berbeda dg LED yg dijual di pasaran elektronika. LED pada HP ternyata ‘telanjang’ (langsung terlihat filamen diodanya kontak dengan udara bebas) beda dg LED toko yg diberi selubung tabung dari plastik sehingga filamennya terlindung.

Pada saat led menyala, maka akan timbul pijar. Nah pijar dan percikan api dari koil tadi yg kadang2 bikin orang jadi berpikir paranoid meledak.

Percikan api dan LED tersebut sebenarnya tidak cukup untuk menyulut uap bensin (benzena C4H8O12) di udara terbuka. tapi Lain cerita jika udara yg ada sudah cukup jenuh sekali dengan uap bensin tersebut. Jika cukup jenuh, maka uap bensin tersebut akan dapat terbakar oleh percikan yg cukup kecil tersebut. Efeknya ya ledakan (njeblug). (jadi tidak ada salahnya kita tidak menggunakan “hape” saat pengisian bahan bakar).

Kejadian ini sama saja dengan tabung gas yang bocor di dalam rumah. Gas elpiji yg bocor akan menempati bagian bawah rumah (lebih berat dari udara). Tapi gas elpiji merupakan tingkatan lebih tinggi dari bensin (lebih mudah terbakar atau dengan kata lain oktannya tinggi).

Nah, kalau ada gas elpiji bocor dalam rumah, berarti udara dalam rumah akan jenuh dengan gas elpiji. Maka kita dilarang keras untuk menyalakan lampu listrik. Sebenarnya bukan lampunya yg bikin terbakar, tetapi percikan bunga api di saklar lampu pada saat kita menyalakan lampu tersebut.
Sering terjadi khan kalau kita menyalakan lampu (apalagi yg wattnya tinggi), di saklarnya sering muncul bunga api mercik?

 

untuk lebih mudahnya anda bisa melakukan percobaan sebagai berikut :
-tutup pintu, jendela, dan lubang-2 rumah anda serapat-rapatnya,
-buka maksimal katup gas pada kompor gas anda,
-tunggu kira-kira 15-30 menit,
-silakan telpon rumah anda……. DUAAAARRR !!!
dijamin rumah anda akan hancur berkeping-2 karena percikan bunga api dari ringer telepon anda menyambar gas yg sudah memenuhi rumah.(PERINGATAN !!! Resiko Tanggung Sendiri,jadi sangat disarankan untuk tidak melakukan percobaan tersebut dirumah sendiri apalagi rumah orang lain [dikutip dari http://zaninsurgent.blogspot.com%5D

 

3.BERBAHAYA BILA DI POM BENSIN

 

Di link dibawah ini ada video; “berbahayanya penggunaan Handphone di pom bensin”

http://www.youtube.com/watch?v=bafvSzKEshI&feature=player_embedded

 

Jadi…

larangan memakai ponsel di SPBU itu sama sekali bukan tindakan mengada-ngada, apalagi dianggap “pembodohan”.

setiap peralatan listrik (elektronik) PASTI… sekali lagi PASTI mengeluarkan bunga api (sekecil apapun), baik dari kontak batre, speaker, lampu, maupun antar jalur listrik.

sedangkan bensin itu adalah salah satu bahan bakar yg mudah menguap.

inilah yg dikhawatirkan, jika gas akibat uap bensin itu “jalan-jalan” ke sekitar ponsel yg sedang kita pakai, probabilitas kuping kita meledak adalah besar sekali.

 

Jangan tunda lagi. Segera beritahu informasi ini kepada teman/sanak keluarga/handai taulan.
Dengan Anda mau meluangkan sedikit waktu, Anda telah berusaha menyelamatkan orang-orang di sekitar Anda dari bahaya yang mematikan ini.
Indahnya hidup berbagi dan peduli terhadap sesama

[PustakaSunnah.Wordpress.Com]

About pustakasunnah

Tolabul ilmi

Posted on Januari 8, 2011, in TOPIK, ۞ Iman, ۞ Kematian. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Izin Copas Atau Komentar Silahkan Diketik Pada Kolom Dibawah Ini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: